Bangsa Koe--->>

Photobucket

Pages

5 Jun 2009

kontradiksi hati tentang hari

Untuk cinta

Di

Mandala wangi

Teriring do’a dan salam keselamatan semoga raga yang melihat dan membaca atau hanya sekedar mendengar ucapan ini selalu dalam lidungan dzat yang menciptakan dan menghidupkan serta mematikan raga yang meungkin hina dalam episode parade dari pase kehidupan ini, seperti halnya keindahan yang ada dalam setiap langkah dalam roda nafas yang terhembus.

Hari ini berjuta kepala bahkan semua orang merayakan suatu tradisi kuno dalam lingkup sejarah dunia tak kunjung dan tak pernah henti di bicarakan , mungkin hanya sekedar mengingat hari yang biasa di sebut hari kasih sayang.

Tapi Aku tak pernah percaya valentino adalah bapak dari kasih sayang dunia atau melaikat yang menjelma menjadi manusia yang sempurna, mungkin seperti kamu, dan kalian yang beranggapan sama hanya saja aku tak begitu pasti membenci akan hari ini. saat keraguan ku muncul dan bertanya tentang kasih sayang, kala nafas ini terhembus untuk kasih, bila hati ini bimbang dari arti sayang, tak lepas dari nafsu mungkin juga syetan yang berbisik dari lobang pengaliran darah yang tak bisa ku lihat. Mungkin hari ini ku anggap hari di mana aku bisa menjawab pertanyaan tentang keraguan dan mengatasi kebimbangan walau setiap hari bisa tercurah semua kasih sayang itu, bahkan setiap jam, atau mungkin juga menit bahkan setiap detik bisa di berikan semua orang terhadap sang kekasih atau orang yang tersayang. Mungkin semua orang bisa melakukannya tapi tak sedikit nafas-nafas yang terhembus dari kasih, darah yang mengalir dari sayang, dan hidup karna cinta tak berdaya mengucapkan rasa kasih bertali sayang, mungkin mereka hanya diam dari kebingaran, atau bisu terlihat dari kejauhan yang mendalam hanya karna tak kuasa bersuara dari hati untuk cinta

Aku bersua dengan sang kekasih namun aku tak bisa berucap apalagi berkata diam bisu dari kejahuan tak berdaya, walau setiap gerak tak kunjung tercipta dari cinta atau kasih atau setiap langkah berakhir dengan kemesraan sayang. Aku tak bisa berkata tentang cinta walau aku tak mengerti hakikat cinta, karna cinta tak menjawab pertanyaan ku, mungkin karna aku salah maaf kan aku mencintai cinta tapi aku merasa aku tak bersalah dalam khilafku karna itu fitroh ku, terserah cinta beranggapan tentang kekeliruan ku tapi aku tak tau sampai kapan hati ini bisu dan diam hanya bisa terpaku dari kejahuan tentang pesona keindahan seseorang yang melekat dalam sanubari jiwa dan terhujam kelubuk hati yang terdalam, aku memang bukan sang mahadewa yang sempurna atau malaiakt yang turun dari maya dapa karna aku lemah mungkin juga hina, satu kali lagi maafkan jika aku mencintai mu cinta, lidah ini hina berkata tentang cinta raga ini malu tentang cinta tapi aku tau cinta , walau cinta beranggapan aku salah, hina atau sebagainya karna cinta tak birbicara padaku mungkin kala nafas ini terhenti untuk berucap cinta, kala mata ini terpejam tak lagi melihat cinta, atau dunia ini musnah tiada cinta, mungkin di saat itu cinta akan berbicara pada diri ini yah... biar cinta yang melihat cinta itu sendiri karna tiada lagi letih,lelah,dalam bagiku untuk menunggu cinta ....

kau beri aku seutas nyali
kutempuhi alam semesta ini jika
dengan namamu, dzatmu dan af 'almu

dulu aku kau peluk dalam cintamu
trilyunan jarak telah terbentang antara kita
lalu kau renggangkan kasihmu
agar ku melihatmu secara abstrak,
agar mata filosofi dan mata sufiku
begitu tajam memandangmu
o kekasih!
jika kau limpahkan aku sekilas rindu
dengan rindu kupacu ghirah cintaku
kutiup seruling kerinduanku
dengan ratapan perpisahan
tapi jiwa ini begitu lampus
ruh ini ringkih
walau rinduku menyayat-nyayat
pantaskah aku bertemu denganmu?

tak selayaknya hamba hina
menemui raja berjubah kebesaran
dan kemuliaan
tapi engkaulah kekasihku
dengan berhina diri
aku beranikan menemuimu
mungkinkah kau rindu
kepadaku yang lemah dan nista ini?
o kekasihku
telah kau bakar aku dengan mataharimu
dan kau bekukan aku dengan saljumu
sampai aku jungkir-balik sujud kepadamu
maafkan aku
bila dalam kalimat ini
terselip kesombongan dan kealpaan
seorang hamba yang pantas hina dan alfa !


nb: ini sajak lupa yang bkin :-? hehehheheh

0 comments:

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Affiliate Network Reviews